Cara Jualan di Instagram untuk Pemula

Cara jualan di Instagram untuk pemula

Cara jualan di Instagram untuk pemula. Instagram adalah salah satu media sosial paling populer di dunia saat ini dengan 1 miliar pengguna aktif setiap bulannya.

Dari 1 milyar pengguna aktif tersebut, Indonesia menempati peringkat ke-4 dengan pengguna aktif Instagram sebanyak 73 juta pengguna. Sumber

Jumlah pengguna aktif yang sangat banyak inilah yang menjadikan begitu banyak orang yang memanfaatkan Instagram sebagai media berjualan mereka.

Apalagi hal ini ditunjang dengan fitur yang ditonjolkan Instagram sejak awal mulanya yang adalah aplikasi media sosial tempat berbagi foto. Otomatis untuk bisnis yang produknya memanfaatkan daya tarik visual akan sangat cocok berpromosi di Instagram.

Andapun dapat membuat akun Instagram baru dengan tidak dipungut biaya alias gratis. Jangkauan dari tayangan konten di Instagram-pun dapat dioptimasi agar bisa menjangkau banyak orang.

Inilah yang menyebabkan banyak pelaku usaha berlomba-lomba untuk memasarkan produk dan jasanya di Instagram. Jika Anda pemula, simak terus artikel ini untuk mencari tahu bagaimana cara jualan di Instagram.

Baca juga : 7 Skill yang Harus Dimiliki Seorang Pengusaha

Fakta Menarik Instagram

Fakta Penting dalam Instagram
Source : searchenginejournal.com

Sebelum kita membahas bagaimana cara jualan di Instagram, ada baiknya kita melihat beberapa fakta menarik tentang Instagram yang dapat membantu Anda.

  1. Instagram didirikan pada Oktober 2010 oleh Kevin Systrom dan Mike Krieger.
  2. Total pengguna aktif bulanan di seluruh dunia mencapai 1 Milyar pengguna.
  3. Jumlah total foto yang dibagikan di Instagram sudah mencapai lebih dari 50 Milyar foto.
  4. Jumlah bisnis yang ada di Instagram, 25 juta bisnis.
  5. 56,3% pengguna Instagram adalah wanita, dan sisanya 43,7% adalah pengguna pria.
  6. Negara dengan pengguna terbanyak Instagram adalah dari Amerika Serikat sebanyak 120,7 juta pengguna.
  7. Rentang usia pengguna global Instagram didominasi oleh rentang umur 18-24 tahun sebesar 30% dan rentang umur 25-34 sebesar 35%.
  8. Menurut 73% remaja Amerika, Instagram adalah cara terbaik yang dapat digunakan oleh para pemilik usaha untuk menjangkau mereka dan memberi informasi produk baru dan promosi.
  9. Lebih dari 200 juta pengguna Instagram mengunjungi setidaknya satu profil akun bisnis setiap harinya.
  10. 1/3 jumlah Instagram Stories yang paling banyak dilihat adalah dari akun bisnis.

Itulah beberapa data statistik mengenai Instagram yang lebih detail dan jelasnya dapat Anda baca disini.

Jadi dapat Anda lihat bahwa sudah banyak bisnis yang memanfaatkan Instagram sebagai media pemasaran dan promosi mereka. Dan para pengguna Instagram-pun banyak yang mencari referensi untuk pembelian produk melalui Instagram.

Kesalahan yang sering dilakukan pebisnis pemula di Instagram

Kesalahan yang dilakukan pebisnis pemula di Instagram
Source : medium.com

Melihat data dan fakta menarik diatas mengenai Instagram mungkin membuat Anda semakin tidak sabaran untuk segera membuat akun bisnis dan segera jualan di Instagram.

Eiits.. tunggu dulu. Sebelum Anda mulai mencari bagaimana cara jualan di Instagram dan segera mulai menawarkan promosi produk dan/atau jasa Anda, ketahui terlebih dahulu beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh pebisnis pemula di Instagram.

1. Tidak punya target market yang jelas.

Siapa target market Anda? Atau siapa orang yang akan mendapatkan nilai terbaik dengan membeli produk atau jasa Anda?

Jika Anda tidak bisa menjawabnya atau jika jawaban Anda adalah “semua orang”, maka Anda sementara melakukan kesalahan. Semua produk memiliki target market-nya masing-masing.

Begitu juga saat Anda mencoba jualan di Instagram. Anda tidak bisa menyasar semua orang yang berada di Instagram, karena dengan begitu Anda tidak akan mendapatkan pelanggan, karena konten yang Anda siapkan tidak akan terarah dan tepat sasaran.

Anda tidak akan membuat konten tentang tutorial memakai hijab dan memasarkannya kepada para pria, bukan? Inilah alasannya penting bagi Anda memiliki target market yang spesifik yang akan terbantu dengan produk yang Anda miliki.

2. Posting foto produk terus menerus

Meskipun Anda sedang berniat untuk jualan di Instagram bukan berarti seluruh postingan akun Instagram Anda boleh hanya berisi foto produk Anda melulu.

Instagram tetaplah media sosial dan bukan platform e-commerce. Orang menggunakan Instagram untuk bercengkerama, mencari informasi atau hiburan, bukan semata-mata untuk belanja.

Isilah halaman akun Instagram Anda dengan konten-konten bermanfaat dan menghibur seperti tutorial/ edukasi yang berhubungan dengan produk Anda, quotes menginspirasi, testimoni pelanggan atau sapaan kepada follower Anda.

Posting foto produk bisa tetap Anda naikkan asalkan dengan porsi yang berimbang dengan konten bermanfaat lainnya.

3. Tidak memiliki keunikan

Seiring dengan perkembangan pesat Instagram, semakin banyak pula bisnis yang menggunakan platform ini untuk promosi produk atau jasa mereka. Untuk itu, bisnis Anda harus mempunyai keunikan tersendiri di Instagram.

Pikirkan baik-baik karena ini erat kaitannya dengan brand atau merek Anda. Nilai apa yang ada di dalam bisnis Anda tuangkan dalam brand dan logo Anda. Buat tagline atau slogan, warna apa yang mencerminkan nilai bisnis Anda.

Hal-hal inilah yang akan jadi keunikan Anda di Instagram. Jadikan logo Anda foto profil akun Instagram Anda, taruh tagline di bio akun Anda, dan tempatkan warna tema Anda pada background konten yang Anda buat.

4. Tidak konsisten posting konten

Anda tidak mungkin sukses dalam semalam jualan di Instagram. Untuk menjangkau banyak orang, menggaet follower dan fans, serta meyakinkan mereka untuk membeli dari Anda memerlukan usaha dan proses yang panjang.

Untuk itu, Anda perlu konsisten dan disiplin membuat dan mem-posting konten setiap harinya. Mulai dari satu konten setiap hari lebih baik daripada hari ini posting konten tiga konten kemudian besok dan lusa tidak posting.

Selain melatih kedisiplinan Anda, hal ini juga membantu algoritma Instagram untuk mempromosikan konten Anda ke banyak pengguna lainnya, sehingga semakin besar peluang mereka akan mem-follow akun Instagram Anda.

5. Tidak mempromosikan konten

Anda sudah membuat konten dan konsisten posting setiap hari. Kerja bagus! Tapi jangan lupa untuk mempromosikannya kepada target market Anda.

Bagaimana caranya? Anda bisa memanfaatkan media sosial Anda yang lain. Misalnya Anda memiliki akun Facebook atau Twitter, Anda bisa mempromosikannya dengan menaruh link akun dan konten Instagram Anda di bio dan status akun Facebook atau Twitter Anda.

Anda bisa juga memanfaatkan iklan berbayar untuk mempromosikan konten Anda, baik lewat Facebook / Instagram Ads, ataupun memanfaatkan jasa Paid Promote atau Endorse dari akun publik dan selebgram di Instagram.

Cara jualan di Instagram

Cara jualan di Instagram untuk pemula
Source : unboxsocial.com

Setelah mempelajari fakta-fakta Instagram dan kesalahan yang sering dilakukan pebisnis pemula di Instagram, kita akan belajar cara jualan di Instagram dalam beberapa langkah berikut.

1. Buat Akun Instagram Bisnis

Instagram menyediakan beberapa jenis akun bagi penggunanya. Ada akun personal, business dan creator.

Sebenarnya akun personal pun bisa Anda gunakan untuk jualan, tetapi banyak fitur yang akan membantu bisnis Anda tidak tersedia pada akun personal.

Cara mengaktifkannya pun sangat mudah, Anda hanya perlu mengikuti langkah-langkah berikut:

  • Buka profil akun Instagram Anda dan ketuk garis 3 sejajar di pojok kanan atas.
  • Pilih Pengaturan.
  • Ketuk Akun.
  • Pilih Beralih ke Akun Bisnis.
  • Tambahkan beberapa perincian seperti pilih kategori bisnis yang sesuai dan informasi kontak Anda.
  • Ketuk Selesai.

Jika sudah berhasil, Anda bisa segera menikmati fitur tambahan dari akun bisnis Instagram yang akan mempermudah follower menghubungi Anda dan mengecek data Insight untuk melihat jangkauan, follower dan interaksi konten Anda.

2. Isi halaman akun Anda dengan konten yang menarik

Ingat, alasan orang mengikuti Anda di Instagram adalah untuk mendapatkan manfaat.

Pastikan konten yang Anda posting memberikan manfaat dan nilai bagi followers Anda. Jangan hanya posting foto produk melulu, tapi tampilkan juga informasi menarik seperti tutorial produk, fakta-fakta mengenai produk Anda, dan berbagai info penting lainnya.

Pastikan juga konten yang Anda posting masih berhubungan dengan bisnis yang Anda tekuni. Jika Anda menjual produk sepatu pria misalnya, Anda bisa membuat konten tutorial memilih sepatu yang benar, cara merawat sepatu agar tahan lama dan lainnya.

Saat Anda sudah memberikan beberapa konten informasi dan edukasi, barulah Anda bisa mem-posting produk jualan Anda. Pastikan foto atau video produk yang Anda posting dalam resolusi yang baik dan tidak monoton.

Jangan lupa juga untuk memasukkan identitas brand Anda dalam postingan seperti memberikan watermark logo bisnis Anda, menaruh warna brand Anda pada background postingan dan menyisipkan tagline bisnis Anda pada caption.

3. Optimasi setiap postingan Anda

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengoptimasi setiap postingan konten Anda agar bisa menjangkau sebanyak mungkin pengguna Instagram.

Pertama, pastikan postingan yang Anda buat bermanfaat bagi orang lain. Itulah mengapa kita membahas pentingnya membuat konten yang informatif dan edukatif dalam halaman akun Anda.

Mengapa begitu penting membuat konten yang bermanfaat bagi orang lain? Karena begitulah cara algoritma Instagram bekerja saat ini. Ketika Anda mem-posting suatu konten biasanya algoritma Instagram hanya menunjukkannya pada sekitar 10 persen dari pengikut Anda.

Ketika postingan bermanfaat Anda menerima respon positif dari followers, lewat jumlah like, share, comment atau save yang banyak, algoritma Instagram akan menunjukkan (baca: mempromosikan) konten Anda tersebut ke semakin banyak followers Anda, bahkan ke pengguna lain yang belum mengikuti akun Anda.

Kedua, gunakan tanda pagar atau “hashtag”. Apa itu hashtag? Hashtag adalah tanda pagar yang sering ditemukan pada postingan media sosial seperti Instagram dan Twitter.

Apa fungsi hashtag? Hashtag berfungsi untuk mempermudah pengelompokan dan pencarian konten. Misalnya Anda membuat sebuah konten mengenai motivasi, Anda bisa menambahkan #motivasi untuk mengelompokkan konten tersebut kedalam kelompok konten motivasi.

Pada saat yang sama, jika ada pengguna yang mencari konten motivasi, ia dapat memasukkan #motivasi pada kolom pencarian, dan Instagram akan memunculkan semua konten yang masuk dalam kelompok konten motivasi. Termasuk konten Anda didalamnya.

Selain fungsi tadi, hashtag sering juga digunakan untuk kebutuhan branding dan promosi. Anda bisa menambahkan nama toko atau bisnis Anda ke dalam sebuah hashtag dan menaruhnya dalam setiap postingan Anda.

Anda bisa juga menambahkannya sebagai pengumuman event khusus yang sedang Anda lakukan seperti #diskonweekend, #diskonakhirtahun dan sebagainya pada postingan promosi yang sedang Anda lakukan.

Ketiga, gunakan tag lokasi. Tag lokasi akan sangat berguna untuk menaikkan optimasi konten Anda, terlebih jika bisnis Anda mempunyai toko offline di suatu daerah.

Misalnya, Amda mempunyai sebuah toko sepatu di daerah Tangerang, Anda bisa menambahkan tag lokasi Tangerang dan daerah sekitarnya pada setiap konten yang Anda posting di Instagram.

Dengan cara ini, ketika ada pengguna Instagram yang mencari tentang Tangerang di kolom pencarian, konten bisnis Anda akan terpampang disana dan jika konten yang Anda buat menarik dan bermanfaat, bukan tidak mungkin akan menarik pengguna tersebut untuk mencari tahu tentang bisnis Anda lebih banyak.

Fakta menarik dari omnicoreagency.com menyebutkan bahwa sebuah postingan yang menaruh tag lokasi akan memperoleh 79 persen lebih banyak engagement atau interaksi dari pengguna Instagram.

Semakin banyak alasan bagi Anda untuk menambahkan tag lokasi pada postingan Anda, bukan? 🙂

4. Follow akun lain

Saat akun Instagram Anda masih baru, tentunya Anda belum memiliki banyak followers. Inilah saatnya untuk menambahkan followers Anda. Caranya dengan mem-follow terlebih dahulu pengguna lain.

Sebelum Anda melakukannya, ingat terlebih dahulu siapa target audiens Anda. Jangan sembarangan mem-follow akun lain. Hanya follow akun lain yang berhubungan dengan target audiens Anda.

Untuk itu, ada dua tipe akun yang akan Anda masukkan dalam target untuk Anda follow.

Pertama, akun berpengaruh di bidang yang Anda targetkan. Biasanya akun-akun ini adalah akun publik atau influencer dengan jumlah followers yang besar. Misalnya Anda berniat menjual peralatan mendaki, Anda bisa follow akun-akun besar tentang para pecinta alam, atau pendaki gunung.

Selain Anda mengikuti mereka untuk mendapatkan followers, Anda juga bisa mendapatkan pengetahuan menarik misalnya mengenai konten seperti apa yang disukai oleh pengikut mereka dan apa masalah yang dialami mereka. Nantinya hal ini akan Anda aplikasikan pada akun dan produk Anda.

Kedua, follow pengguna lain yang cocok dengan audiens yang Anda target. Bagaimana menemukannya? Anda bisa memetakan terlebih dahulu siapa mereka dan dimana biasanya mereka berkumpul.

Cara termudah menemukannya adalah dari followers akun-akun besar yang tadi sudah dibahas sebelumnya. Anda bisa buka menu followers akun besar tersebut dan mem-follow satu per satu akun-akun yang ada disitu.

Dengan mengikuti mereka, ada kemungkinan mereka akan follow balik akun Anda. Jadi dengan cara ini juga dapat menaikkan jumlah followers Anda.

Tapi ingat bahwa tidak semua akun yang Anda follow akan foll-back Anda. Anda bisa memperbesar peluang mereka follow balik akun Anda dengan cara menyiapkan konten-konten yang bernilai di halaman akun Anda.

Jika mereka melihat bahwa akun Anda berisi banyak konten yang menarik dan bermanfaat, semakin besar kemungkinan mereka untuk follow Anda.

Ingatlah untuk tidak terlalu terfokus pada followers. Karena followers yang banyak belum tentu akan menghasilkan penjualan yang banyak pula. Sebaiknya, fokus pada membangun fans yang akan beli berulang-ulang dari Anda, bukan yang hanya membeli satu kali saja atau bahkan tidak sama sekali.

5. Berikan penawaran yang menarik

Jika Anda berniat untuk berjualan di Instagram, tentunya Anda harus membuat penawaran yang menarik seperti diskon dan promosi lainnya untuk menarik pembeli.

Penawaran yang baik selain menarik minat orang untuk membeli juga dapat membuat orang untuk jadi pelanggan setia bisnis Anda.

Di Instagram, Anda bisa mencoba membuat penawaran khusus seperti kupon diskon tertentu untuk new follower selama periode tertentu untuk menarik follower membeli dan merasakan pengalaman belanja di toko Anda.

Bisa juga mengadakan giveaway menarik dengan syarat-syarat tertentu seperti harus follow dan tag beberapa teman mereka dan comment untuk mendapatkan produk yang Anda berikan secara cuma-cuma melalui giveaway tersebut.

Giveaway selain berguna untuk menaikkan jumlah followers akun Anda, juga dapat menaikkan kesadaran akan merek dari bisnis Anda. Karena itu, rencanakan sebaik-baiknya ketika akan mengadakan giveaway atau promosi lainnya.

Baca juga : Apa Itu Copywriting? Ilmu Pemasaran yang Wajib Kamu Ketahui

Kesimpulan

Dengan begitu besarnya jumlah pengguna media sosial Instagram di dunia dan di Indonesia, menjadikan Instagram begitu gurih untuk dilewatkan potensinya dalam mengembangkan usaha Anda.

Adapun untuk melakukan bisnis di Instagram, pelaku bisnis harus tahu dan mengerti bagaimana cara jualan di Instagram yang benar. Apalagi jika Anda adalah pemula dalam hal ini.

Ingatlah bahwa Instagram adalah media sosial dan orang-orang tidak bertujuan berbelanja di sana. Jadi, pastikan konten yang Anda muat tidak melulu tentang produk jualan Anda, tapi juga yang bermanfaat bagi target audiens Anda.

Pada akhirnya, setiap usaha memerlukan waktu dan tenaga untuk membangunnya. Tetap sabar, konsisten dan disiplin. Maka tidak mungkin kesuksesan tidak akan Anda temui.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *