7 Mindset Negatif Penghambat Kesuksesan Anda

7 Mindset Negatif Penghambat Kesuksesan. Mengendalikan pikiran adalah salah satu tantangan terbesar yang dialami oleh banyak orang, termasuk para pebisnis. Normal bagi seseorang untuk memiliki pikiran tentang keraguan dan kecemasan saat mengalami momen perjuangan yang sulit, tapi penting bagi kesuksesanmu untuk mulai mengendalikan pikiranmu daripada membiarkannya lepas kendali.

Pikiranmu menentukan sikapmu, caramu menghadapi sebuah situasi, dan seberapa terbuka Anda untuk menemukan suatu solusi. Sebagaimana sebuah kalimat bijak yang berkata:

Perhatikan pikiranmu, karena pikiran itu menjadi kata-katamu. Perhatikan kata-katamu, karena kata-kata menjadi tindakan. Perhatikan tindakanmu, karena tindakan menjadi kebiasaan. Perhatikan kebiasaanmu, karena kebiasaan membentuk karakter. Perhatikan karaktermu, karena karakter menentukan takdirmu.

-Lao Tzu

Penting bagimu untuk menghentikan mindset negatif jika Anda ingin punya masa depan yang cerah dan berhasil. Berikut adalah tujuh mindset negatif yang jadi penghambat kesuksesan Anda.

1. Menolak kenyataan

Keadaanmu hari ini adalah hasil dari keputusan dan tindakan (atau kurangnya tindakan) yang Anda ambil di masa lalu. Baik atau buruknya situasimu saat ini, mulailah dengan menerimanya terlebih dahulu, karena jika Anda menolak kenyataan, frustrasi dan keputusasaan akan terserap masuk ke dalam pikiranmu.

Situasi dan kondisi sekitar mungkin dapat membentuk karakter kita tapi situasi dan kondisi tidak pernah dapat menentukan berhasil atau tidaknya diri seseorang. Ingat kembali betapa banyak kisah luar biasa dari individu-individu yang sukses menaklukkan keadaan mereka yang sulit dengan mengambil langkah proaktif yang dapat meningkatkan atau mengubah keadaan mereka di masa depan.

Jika Anda merasa penolakan pada kenyataan yang terjadi pada hidup Anda sekarang, cobalah untuk memperbanyak ibadah, berdoa atau mempraktekkan meditasi. Bahkan saat ini, sudah banyak aplikasi yang dapat membantu melatih ketenangan pikiran dan sebagai akibatnya dapat membuka pikiran Anda untuk melihat kemungkinan masa depan yang lebih baik.

Baca juga : Contoh Pembukuan Sederhana Untuk Bisnis Online Shop Anda

2. Menyalahkan orang lain atau situasi

Terus-terusan membuat alasan dan menyalahkan orang lain atau keadaan adalah jalan yang tidak akan membawa Anda kemanapun. Orang sukses tahu bahwa menyalahkan pemerintah, rekan atau situasi ekonomi adalah tanda dari sikap tidak bertanggung jawab.

Anda adalah pengemudi dari bisnis dan kehidupan Anda dan hanya Anda yang dapat memutuskan bagaimana caranya Anda akan maju. Jangan menyalahkan orang lain untuk apa yang terjadi hari ini karena dengan melakukannya, Anda secara tidak sadar mengakui bahwa Anda tidak bertanggung jawab sepenuhnya dalam hidup Anda.

Berusahalah untuk mengambil tanggung jawab untuk hal yang baik atau buruk yang terjadi dalam bisnis Anda dan mulailah berpikir bagaimana Anda dapat membuat sebuah peningkatan untuk kedepannya. Selalu ada sesuatu yang dapat Anda lakukan untuk mengambil tanggung jawab pada sesuatu yang terjadi dan selalu ada jalan untuk mengubah sesuatu menjadi lebih baik.

3. Punya mentalitas seorang korban

Mentalitas seorang korban atau victim mentality sedikit banyak memiliki kemiripan dengan suka melempar kesalahan pada orang lain dan sama-sama menghambat kesuksesan Anda. Mentalitas seorang korban berpikir bahwa “Saya mau mulai bisnis, tapi keadaan ekonominya sedang sulit.” atau “Saya ingin buka bisnis tapi tidak punya modal yang cukup.”

Seorang pebisnis tahu bahwa tidak pernah ada waktu dan saat yang sempurna untuk mulai. Keadaan ekonomi, pendanaan, dan sumber daya lain tidak akan pernah seratus persen tersedia dengan baik saat Anda memulai. Jika Anda berpikir bahwa keadaan sepertinya melawan Anda, cari cara untuk melawan pikiran-pikiran ini dengan segera.

Anda bisa googling kisah-kisah inspiratif orang-orang sukses yang berhasil mengalahkan tantangan yang besar dan menolak untuk punya mentalitas seorang korban. Kisah-kisah nyata yang powerful ini akan membantu Anda memperoleh sudut pandang yang baru dan memotivasi Anda untuk berpikir bahwa Anda juga bisa menaklukkan situasi Anda.

4. Membandingkan diri dengan orang lain

Mindset negatif yang menjadi penghambat kesuksesan Anda berikutnya adalah suka membandingkan diri dengan orang lain. Adalah cara berpikir yang berbahaya untuk terus-terusan membandingkan pencapaian atau kegagalanmu dengan keberhasilan orang lain.

Salah satu cara berpikir yang dapat Anda coba lakukan jika Anda cenderung sering membandingkan diri dengan orang lain adalah dengan melihat hidup seumpama serangkaian film yang diputar di sebuah bioskop. Setiap teater dalam bioskop memutar film yang unik dengan cerita dan durasi yang berbeda.

Saat Anda membandingkan hidup Anda dengan orang lain, ibarat Anda mencoba menonton dua film yang dimulai pada waktu yang berbeda dan heran mengapa film yang satu masih di awal sementara film yang lain sudah menunjukkan akhir yang bahagia. Kedua film itu sama bagusnya, hanya saja ceritanya berbeda dan Anda menontonnya pada saat yang berbeda pula.

Berhentilah membanding-bandingkan dan bahagialah membiarkan “film” Anda berjalan sesuai waktunya.

5. Khawatir dengan apa yang orang lain pikirkan

Para pebisnis sukses tidak terlalu memperdulikan apa yang orang lain pikirkan atau katakan tentang mereka. Ini bukan alasan untuk menjadi orang sombong, tapi hal penting untuk dilakukan agar Anda bisa fokus pada apa yang penting, yaitu usaha Anda.

Jika Anda terlalu pusing dengan apa yang orang lain pikirkan tentang ambisi Anda atau memikirkan apa opini dunia tentang Anda maka Anda bisa saja tergoda untuk mendengarkan perkataan orang lain yang mungkin dapat melemahkan semangat Anda. Selama apa yang Anda lakukan baik dan tidak merugikan orang lain, jangan menaruh bobot yang berat pada apa yang orang lain pikirkan tentang Anda dan bisnis Anda.

Ada sebuah kalimat bijak yang menegaskan ide ini dengan indah:

Ikuti kata hatimu, dengarkan suara nuranimu, berhenti khawatir dengan apa yang orang lain pikirkan.

-Roy T. Bennet

Alihkan fokusmu dari apa yang orang lain katakan kepada apa yang seharusnya Anda lakukan.

6. Terlalu kaku dan otoriter

Di sisi lain dari terlalu cemas dengan apa yang orang lain pikirkan adalah pola pikir destruktif lainnya yaitu tidak mau mendengarkan, otoriter dan terlalu kaku.

Walaupun seorang pebisnis harus juga menjadi seorang pemimpin yang baik dan punya kendali atas bisnisnya, jika gagasan dan idenya adalah satu-satunya yang absolut, maka kemungkinannya ia akan melewatkan banyak ide penting dan inovatif.

Memiliki sikap fleksibel dalam pola pikir Anda dapat membuka jalan pada peningkatan dan kemungkinan-kemungkinan yang dapat membawa bisnis Anda menjadi lebih baik.

Hal ini bukanlah berarti bahwa semua ide akan diikuti tapi tidak membina lingkungan yang kondusif dimana semua ide dapat dikemukakan dengan baik bukanlah juga suatu sikap pemimpin yang baik. Terbukalah untuk ide dan gagasan yang baru.

7. Suka menunda

Jika Anda secara terus menerus menunda pekerjaan hari ini dan bertindak seolah-olah Anda dapat menyelesaikannya di esok hari, maka perjalanan Anda tidak akan sampai jauh. Jauhkan pola pikir menunda dengan mengingatkan diri Anda bahwa tidak ada yang dapat menjamin hari esok.

Seorang pebisnis menjalankan bisnisnya dengan disiplin pada waktu kerja dan rencananya. Hal ini penting untuk mengantar bisnismu meraih kesuksesan di masa depan.

Hari esok dapat membawa sekumpulan tantangan baru yang perlu Anda hadapi, jadi jangan tunda besok apa yang dapat Anda lakukan hari ini. Jadilah orang yang berorientasi pada tindakan agar Anda senantiasa berada pada langkah yang tepat untuk meraih kesuksesan.

Baca juga : Cara Membangun Disiplin Diri

Kesimpulan

Sebelum Anda stress dan putus asa memikirkan mengapa sampai saat ini Anda belum saja sukses atau memiliki pencapaian yang berarti, cek kembali apakah ada mindset negatif penghambat kesuksesan yang masih Anda pegang erat hari ini.

Pola pikir yang benar sangat penting sebagai awal dan tahapan yang tidak dapat Anda lewati. Semoga sukses!

Comments

  1. […] Baca juga : 7 Mindset Negatif Penghambat Kesuksesan Anda […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *