7 Cara Membangun Reputasi Bisnis dan Meningkatkan Kepercayaan Konsumen

7 Cara Membangun Reputasi Bisnis dan Meningkatkan Kepercayaan Konsumen

Untuk seorang pemilik usaha, membangun reputasi yang baik dan meningkatkan kepercayaan konsumen itu wajib hukumnya.

Zig Ziglar, seorang pembicara terkenal dari Amerika merangkum hal ini dengan tepat dalam sebuah kalimat yang luar biasa:

If people like you they’ll listen to you, but if they trust you they’ll do business with you.

Terjemahannya: Jika orang-orang menyukaimu mereka akan mendengarkanmu, tetapi jika mereka mempercayaimu, mereka akan berbisnis denganmu.

Nasihat yang berharga dan tentunya juga benar. Anda mungkin memiliki produk yang berkualitas, tapi itu baru satu sisi saja. Untuk mendapatkan profit, tentunya konsumen harus melakukan pembelian terlebih dulu. Disinilah pentingnya memenangkan kepercayaan dari calon konsumen Anda.

Kepercayaan konsumen – mengapa itu penting?

Bayangkan suatu ketika Anda merasa haus di tengah jalan dan memutuskan untuk singgah di mini market atau kios untuk membeli minuman. Di etalase, ada dua merek minuman air mineral berjejeran, merek A yang sudah terkenal dan sering Anda lihat dan merek B yang merupakan merek baru. Merek manakah yang akan Anda pilih? Kemungkinan besar Anda akan memilih merek air minum yang A, bukan?

Inilah salah satu contoh mengapa reputasi bisnis dan kepercayaan konsumen itu sangat penting. Dengan reputasi produk atau merek yang baik, kepercayaan konsumen akan terjaga dan mereka akan jadi pelanggan setia Anda. Bukan tidak mungkin juga nantinya mereka menjadi fans loyal yang akan merekomendasikan produk Anda ke teman-teman dan keluarga mereka.

Bagaimana cara meningkatkan kepercayaan konsumen?

Bagaimana cara meningkatkan kepercayaan konsumen?

Sementara membangun reputasi yang baik dan mendapatkan kepercayaan konsumen adalah suatu proses yang membutuhkan waktu bertahun-tahun dan usaha yang konsisten, ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mulai dengan benar.

1. Selalu jujur dan transparan.

Pernah punya pengalaman membeli barang online yang ternyata produknya tidak sesuai dengan gambar? Jika ya, apa yang Anda rasakan? Tentunya seperti merasa tertipu, bukan? Dan, apakah Anda masih mau belanja di toko tersebut? Kemungkinan Anda akan berkata “tidak”.

Ya, dalam menjalankan bisnis, kepercayaan konsumen itu nomor satu. Dan titik awal yang benar adalah dengan selalu terbuka dan transparan dengan dengan produk dan jasa Anda dan apa yang target konsumen dapat harapkan dari bisnis Anda.

Hindari memberikan klaim yang berlebihan yang akhirnya sulit Anda tepati dan akan berbalik menjadi “senjata makan tuan”. Lagipula, kebanyakan konsumen modern sudah lebih mengerti tentang gimmick dan trik-trik pemasaran. Jadi jujurlah.

Berikan konsumen semua informasi yang mereka butuhkan untuk membantu mereka mengambil keputusan. Semakin mengerti seseorang akan produk dan bisnis Anda, semakin besar peluangnya ia akan menjadi pelanggan setia Anda.

Baca juga : Pentingnya Mengenal Produk Anda dengan Benar

2. Kenali siapa target konsumen Anda.

Bagaimana Anda dapat memenangkan kepercayaan konsumen jika Anda tidak mengenali siapa mereka? Anda mungkin menganggap Anda sudah tahu siapa target konsumen Anda, tapi sudahkah Anda benar-benar memahami mereka?

Ada sebuah kalimat dari para ahli marketing yang mengatakan, “Orang-orang tidak membeli produkmu, yang mereka beli adalah apa yang DAPAT dilakukan oleh produkmu untuk mereka.” Jadi, Anda perlu memahami dengan benar apa kebutuhan target konsumen Anda dan memenuhi kebutuhan tersebut dengan produk Anda.

Inilah alasan pentingnya untuk melakukan riset pasar. Gunanya agar Anda bisa tahu benar-benar apa kebutuhan yang menggerakkan target konsumen dan mendapatkannya dengan bukti konkrit bukan sekedar menerka-nerka.

Ada sebuah contoh kasus dalam sebuah buku yang saya baca (di buku ini dijelaskan bagaimana cara melakukan riset pasar yang asyik dan bisa Anda lakukan tanpa harus keluar dari rumah) tentang seseorang yang jualan kaos custom/ bisa dibuat sesuai pesanan. Saat ditanya apa kira-kira masalah yang dimiliki target konsumennya, ia mengatakan bahwa target konsumennya tidak percaya diri mengenakan kaos polos.

Sang penulis buku tersebut pun meminta bukti apa benar ada target konsumennya yang mengalami itu serta mengatakan bahwa seringkali penjual itu hanya mengira-ngira masalah konsumen berdasarkan produk yang dijualnya, padahal belum tentu itu dialami oleh target konsumennya. Akibatnya, pesan marketing-nya tidak ngena dan penjualan tidak maksimal.

3. Miliki online presence untuk menaikkan kepercayaan konsumen.

“Pokoknya aku gak akan beli kalo penjualnya gak punya toko di Sh*pee.” Kalimat ujaran dari seorang netizen ini dibagikan di sebuah forum yang membahas tentang bisnis dan perilaku konsumen.

Diakui atau tidak, masyarakat sekarang sudah semakin melek online. Mulai dari ojek, belanja makanan, pakaian dan kebutuhan sehari-hari, sampai yang lagi top di jaman pandemi ini, kerja, belajar dan ibadah online.

Itulah mengapa para pebisnis harus memiliki kehadiran di dunia online atau online presence. Karena semakin banyak orang yang terbiasa dengan pencarian informasi melalui internet, bisnis Anda lama kelamaan akan sepi pelanggan jika tidak punya cara untuk menggapai konsumen secara online.

Apa saja yang perlu disiapkan? Setidaknya Anda perlu punya akun media sosial dan platform toko online untuk bisnis Anda. Anda bisa memuat toko online dengan menyiapkan website milik Anda sendiri ataupun memanfaatkan berbagai platform marketplace yang tersedia saat ini.

Persaingan memang berdarah-darah di marketplace. Tetapi melihat perilaku pembeli dan besarnya kepercayaan konsumen pada berbagai platform marketplace online besar saat ini, rasanya sayang jika Anda tidak mencoba memanfaatkannya. Siapa tahu, jika Anda belajar cara mengoptimasinya dengan benar, Anda dapat meraup omset yang menggiurkan.

4. Bagikan cerita bisnis Anda.

Simon Sinek, seorang penulis buku terkenal dan pembicara dari Amerika pernah mengatakan, “Orang-orang tidak membeli apa yang Anda lakukan, tetapi mereka membeli alasan mengapa Anda melakukannya.”

Dengan membagikan cerita Anda, seperti apa yang membuat Anda mendirikan bisnis Anda, nilai-nilai yang dianut dalam bisnis Anda, dan apa manfaat yang Anda inginkan untuk konsumen dan orang lain dapatkan lewat bisnis Anda, calon konsumen akan melihat bisnis Anda tidak hanya sebagai sebuah bisnis tetapi sebagai sebuah brand yang memiliki kepribadian dan memiliki tujuan.

Dan Anda tahu apa yang akan terjadi selanjutnya? Bisnis Anda akan memiliki sebuah keunikan di kepala calon konsumen yang membuat Anda memiliki nilai yang lebih dari pesaing Anda.

Yang perlu Anda lakukan adalah rajin mengomunikasikannya misalnya dengan menaruh cerita bisnis Anda ini di halaman “About” website toko online Anda, lewat postingan di laman Facebook bisnis Anda, di menu highlight akun Instagram, atau membuat video singkat dan mengunggahnya di akun Youtube atau TikTok Anda.

5. Berikan testimoni dari pelanggan.

Ya, cara ini mungkin adalah yang paling populer dan paling cepat untuk mendapatkan kepercayaan dari calon konsumen.

Jadi jangan ragu untuk meminta testimoni dari pelanggan yang telah membeli produk atau jasa Anda, karena ini adalah aset berharga untuk memenangkan kepercayaan konsumen. Jangan lupa untuk membagikan testimoni pelanggan tersebut di berbagai kanal media bisnis Anda untuk memudahkan calon konsumen melihatnya.

Bagaimana jika Anda baru mulai bisnis dan belum memiliki testimoni pelanggan? Anda bisa memberikan beberapa produk Anda secara gratis ke teman-teman dan keluarga, dan sebagai gantinya minta mereka untuk memberikan testimoni untuk ditaruh di kanal media bisnis Anda.

6. Berikan layanan yang terbaik.

Kualitas layanan konsumen yang Anda berikan memegang peranan yang sangat penting. Tanpa kualitas layanan yang baik, tidak mungkin calon pembeli akan membeli dari Anda dan menjadi pelanggan yang setia.

Baik buruknya pelayanan yang Anda berikan, akan menjadi cerminan keseluruhan bisnis Anda di mata konsumen. Makanya penting untuk melatih staff customer service Anda dan mempersiapkan SOP (Standard Operational Procedure) layanan untuk mereka ikuti.

Pastikan juga untuk memberikan layanan purna jual (After Sales Service) yang baik. Dengan layanan purna jual yang baik, pembeli akan mengingat Anda dan berpotensi besar untuk menjadi pelanggan setia Anda.

7. Bagikan tips dan praktik terbaik dari produk Anda.

Bagikan tips dan praktik terbaik dari produk Anda.

Salah satu pertanyaan yang sering muncul di benak calon konsumen ketika akan membeli adalah, “Dapatkah produk ini memberikan yang dijanjikan?”

Dari pertanyaan ini, kita melihat bukti bahwa adanya keraguan dari target konsumen. Nah, cara untuk menanggulanginya adalah dengan membagikan tips-tips dan ide praktik terbaik menggunakan produk Anda untuk mencapai hasil yang dijanjikan.

Selain mengusir keraguan tentang manfaat produk Anda, cara ini juga berguna untuk membangun kredibilitas dan reputasi Anda sebagai bisnis yang menguasai topik dari industri dimana bisnis Anda berada.

Anda bisa membagikannya dalam bentuk konten baik berupa tulisan, foto atau video yang Anda tempatkan di kanal media sosial atau website bisnis Anda.

Baca juga : Tiga Hal Fundamental Untuk Meraih Sukses Dalam Bisnis

Tips Bonus: Mendapatkan kepercayaan konsumen di bidang B2B

Sebagaimana begitu berharganya testimoni pelanggan bagi bisnis B2C (Business To Customer) atau bisnis ritel, referensi klien juga sangat penting bagi Anda yang bergerak di bidang B2B (Business To Business) atau penjualan produk dan jasa dari satu bisnis ke bisnis lain.

Jika perusahaan Anda pernah bekerja sama dengan sejumlah klien besar dan ternama sebelumnya, dan Anda berhasil memberikan layanan yang memuaskan – pastikan Anda memberitahu semua orang dengan memajang logo-logo perusahaan tersebut di website atau dinding penghargaan di kantor Anda.

Ini akan menjadi bukti sosial dan kredibilitas bagi calon klien yang sedang mempertimbangkan kerjasama dengan perusahaan Anda.

Kesimpulan

Kepercayaan adalah pengikat yang mempersatukan konsumen dengan sebuah brand. Bisnis yang tahu cara membangun reputasi baik dan meningkatkan kepercayaan konsumen akan menjaga kelangsungan bisnisnya dalam jangka panjang.

Jadikan konsumen sebagai fokus dan prioritas utama Anda. Tidak ada jalan pintas atau rahasia lain.

Berikan produk dan layanan berkualitas terbaik. Selalu jujur, otentik dan transparan. Gunakan semua media yang tersedia – baik online maupun offline, untuk berkomunikasi secara efektif dengan konsumen. Inilah cara-cara yang bisa Anda lakukan untuk memenangkan kepercayaan konsumen.

Semoga bermanfaat!

NB: Buat Anda pebisnis online yang kesulitan mendatangkan pembeli dan sedang mencari cara untuk meledakkan pendapatan online Anda, pelajari RAHASIA-nya disini !!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *