3 Formula Andalan dalam Copywriting

Tiga formula andalan dalam Copywriting: AIDA, PAS & FAB

3 Formula Andalan dalam Copywriting. Apa itu Copywriting? Mengapa akhir-akhir ini kata itu seringkali disebutkan dan katanya bisa mendatangkan penjualan dan menambah penghasilan? Apa “Copywriting” ada kaitannya dengan “copy paste”? Atau berhubungan dengan hak cipta atau copyright?

Apa itu Copywriting?

Copywriting bisa diartikan sebagai teknik penulisan copy. “Copy” disini bukan berarti menyalin atau menjiplak ya… Copy disini bermakna sebagai sebuah pesan pemasaran atau iklan dalam bentuk teks.

Nah, dari definisi ini jelas bahwa copywriting lekat dengan aktivitas pemasaran, branding atau penjualan dalam suatu bisnis. Ini juga yang menjadi alasan beberapa orang mengatakan bahwa copywriting adalah seni menjual lewat tulisan, dan pelakunya, yang disebut copywriter, sering disebut salesman kata-kata.

Mengapa copywriting itu penting?

Sebagaimana yang kita ketahui bersama, untuk menjual suatu produk atau bisnis, Anda sebagai pemilik bisnis harus mendatangkan pembeli ke toko Anda, entah itu toko online atau offline.

Salah satu cara untuk mendatangkan pembeli ke toko Anda adalah dengan membuat iklan atau promosi. Disinilah peran dari copywriting. Dengan memasukkan copywriting yang powerful ke dalam iklan Anda, Anda dapat membujuk serta menggerakkan target konsumen untuk melakukan pembelian atau bahkan tindakan lainnya.

The Power of Copywriting

Setidaknya ada tiga kekuatan copywriting yang perlu Anda ingat:

  1. Engage: menarik atau mengikutsertakan perhatian, keterlibatan dan emosi target konsumen. Setiap hari target konsumen Anda selalu dibombardir dengan berbagai macam pesan. Copywriting yang baik dapat menarik perhatian target konsumen kepada brand atau produk Anda.
  2. Persuade: membujuk atau meyakinkan target konsumen dengan memaparkan nilai dan manfaat dari sebuah produk. Mengapa target konsumen harus membeli dari Anda dan bukan dari konsumen Anda? Dengan copywriting yang apik, Anda dapat menjelaskan mengapa produk Anda harus dipilih oleh si target konsumen.
  3. Influence: mempengaruhi keputusan target konsumen untuk melakukan sebuah tindakan sekarang juga. Mana yang Anda inginkan, target konsumen membeli sekarang atau nanti (itupun kalau mereka ingat Anda)? Tentunya sekarang, bukan? Dengan copywriting, target konsumen akan tidak sabaran untuk segera membeli dari Anda secepatnya.

Powerful banget kan copywriting ini? Nah, copywriter harus kreatif untuk membuat copy yang menarik, persuasif dan menjual untuk meyakinkan target konsumen.

Sayangnya, seringkali copywriter pemula merasa bingung bagaimana caranya menyusun sebuah copy yang baik.

Jika Anda adalah salah satunya, jangan khawatir karena disini akan dibahas 3 Formula Andalan dalam Copywriting yang sering digunakan untuk membuat sebuah copy.

Baca juga : Contoh Pembukuan Sederhana Untuk Bisnis Online Shop Anda

3 Formula Andalan dalam Copywriting

1. AIDA (Attention, Interest, Desire, Action)

Formula yang pertama adalah AIDA atau singkatan dari Attention, Interest, Desire dan Action. AIDA adalah salah satu formula copywriting yang paling populer dan sering dijadikan sebagai acuan untuk menulis copy.

Pertama, Anda mulai dengan tahap Attention, di tahap ini Anda menarik perhatian target konsumen dengan membuat headline atau judul yang menarik. Tips: untuk membuat headline yang menarik, Anda dapat memberikan sebuah pernyataan yang berani, fakta, atau pertanyaan.

Kedua, untuk membangun minat atau Interest target konsumen, tawarkan sesuatu yang mereka butuhkan dengan memberikan informasi tentang produk dan nilai yang diberikan, juga fitur dan benefit.

Ketiga, buat target konsumen benar-benar menginginkan (Desire) produk kamu dengan menunjukkan bagaimana hidup mereka akan berubah setelah menggunakan produk/jasa yang kamu tawarkan. Berikan gambaran tentang keberhasilan yang akan mereka rasakan. Anda juga dapat memberikan social proof atau bukti sosial berupa testimoni atau cerita sukses pelanggan untuk membuat target konsumen semakin “ngiler” akan produk Anda.

Keempat, dorong target konsumen Anda untuk bertindak (Action) dan katakan apa yang harus mereka lakukan selanjutnya. Entah itu untuk membeli produk Anda, bergabung dalam list atau database pelanggan Anda, menyukai dan membagikan postingan Anda di media sosial, atau apapun itu, inilah tahap dimana Anda memberikan “Call to Action” (CTA) atau ajakan untuk bertindak bagi target konsumen.

Contoh iklan untuk Formula AIDA

2. PAS (Problem, Agitate, Solution)

Formula kedua adalah PAS atau Problem, Agitate, Solution. Dalam formula ini, copywriting Anda mengangkat masalah (Problem) yang dihadapi oleh target konsumen, “mengganggu ketenangan” (Agitate) si target konsumen dengan membangkitkan emosi negatif tentang masalah tadi, kemudian memperkenalkan sebuah solusi (produk/jasa Anda) atas masalah tersebut (Solution).

Mari perjelas formula ini dengan sebuah contoh. Misalkan Anda adalah seorang pengusaha jasa laundry yang menyediakan layanan antar jemput untuk target konsumen super sibuk yang tidak sempat untuk membawa atau mengambil cuciannya. Menggunakan formula PAS, Anda dapat menyusun copywriting seperti ini:

PROBLEM: Baju kotor mulai menggunung, tapi Anda terlalu sibuk untuk mencuci baju sendiri?

AGITATE: Stok pakaian bersih mulai habis, belum lagi tumpukan baju kotor yang baunya menusuk hidung dan merusak pemandangan. Sayangnya, deadline kerjaan akhir bulan membuat Anda tidak punya waktu untuk nyuci, menjemur dan setrika pakaian. Rasanya pusing dan bikin tambah stres!!!

SOLUTION: Jangan khawatir! KLIN LAUNDRY punya solusinya. Tidak hanya kami menyediakan jasa cuci baju dan setrika pakaian, kami juga menyediakan jasa antar jemput untuk pakaian Anda. Jadi Anda tidak perlu repot dan takut akan kehilangan waktu berharga Anda. Hubungi kami melalui telp/WA ke 08xxxxxx!

Baca juga : 7 Mindset Negatif Penghambat Kesuksesan Anda

3. FAB (Feature, Advantage, Benefit)

Formula ketiga adalah FAB yang merupakan singkatan dari Feature, Advantage, Benefit. Formula ini adalah formula yang menekankan pada kelebihan produk yang Anda miliki dan menerjemahkannya menjadi manfaat yang dimengerti dan dibutuhkan oleh target konsumen.

  • Feature: karakter atau ciri utama dari produk yang dijual. Misalnya, Anda menjual produk handphone dengan fitur berupa teknologi kamera dengan kapasitas 10 megapiksel.
  • Advantage: keuntungan yang dihasilkan dari fitur tadi. Melanjutkan contoh sebelumnya, misalkan keuntungan yang didapatkan adalah kualitas gambar yang lebih jernih dan bagus.
  • Benefit: manfaat yang ditawarkan kepada konsumen dan biasanya menargetkan pada hal-hal yang bersifat personal dan emosional. Berbekal tiga komponen formula ini Anda dapat menyusun sebuah kalimat penawaran seperti ini: “Dengan membeli handphone berkamera 10 megapiksel ini, Anda tidak perlu lagi mengeluarkan budget lebih untuk membeli kamera profesional, karena dengan handphone saja kualitas foto yang dihasilkan sudah bagus.”

Kesimpulan

Copywriting sebagai teknik penyusunan teks iklan atau pemasaran sangat powerful untuk menarik perhatian, membujuk dan mempengaruhi target konsumen untuk membeli produk atau jasa yang kita tawarkan atau tindakan lainnya yang kita inginkan.

Untuk membantu pembuatan copywriting yang menarik, Anda dapat menggunakan formula atau rumus copywriting. Tiga formula andalan dalam copywriting yang sering digunakan adalah AIDA, PAS dan FAB yang sudah dibahas dalam artikel ini.

Semoga bisa membantu dan jika ada formula lainnya yang Anda ketahui, bisa bagikan juga melalui kolom komentar ya. Salam sukses!

Buat Anda pebisnis online yang kesulitan mendatangkan pembeli dan sedang mencari cara untuk meledakkan pendapatan online Anda, pelajari RAHASIA-nya disini !!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *